Membuat konten tanpa arah yang jelas sering kali membuat pesan brand menjadi tidak konsisten di mata audiens. Di sinilah content pillar berperan penting sebagai fondasi strategi konten bisnis Anda.
Simak pengertian, manfaat, jenis, hingga cara membuat content pillar dalam penjelasan berikut!
Apa Itu Content Pillar?
Content pillar adalah topik atau tema utama yang menjadi fondasi seluruh konten yang akan diproduksi dalam periode tertentu. Dari setiap pilar inilah brand dapat menurunkan berbagai subtopik konten yang lebih spesifik.
Dengan adanya content pillar, seluruh konten yang dibuat memiliki benang merah yang jelas dan tetap relevan dengan identitas maupun tujuan bisnis.
Manfaat Content Pillar untuk Strategi Konten
1. Konten Lebih Terarah dan Konsisten
Setiap konten yang dibuat memiliki acuan yang jelas, sehingga pesan yang disampaikan kepada audiens tetap konsisten.
2. Memperkuat Identitas Brand
Content pillar membantu brand menampilkan karakter dan nilai yang konsisten di setiap konten yang dipublikasikan.
3. Memudahkan Perencanaan Konten
Dengan tema besar yang sudah ditentukan, tim konten dapat lebih mudah mengembangkan ide-ide turunan setiap harinya.
4. Meningkatkan Engagement Audiens
Konten yang relevan dan konsisten dengan minat audiens cenderung mendorong interaksi yang lebih tinggi.
5. Mendukung SEO melalui Topik Cluster
Content pillar dapat dikembangkan menjadi kumpulan artikel yang saling terhubung, sehingga membantu meningkatkan otoritas topik di mesin pencari.
Jenis-Jenis Content Pillar
1. Educational Pillar
Konten yang berisi edukasi, tips, atau informasi bermanfaat seputar produk maupun industri terkait.
2. Entertainment Pillar
Konten ringan dan menghibur yang bertujuan untuk meningkatkan kedekatan brand dengan audiens.
3. Inspirational Pillar
Konten yang berisi cerita, motivasi, atau pencapaian yang dapat menginspirasi audiens.
4. Promotional Pillar
Konten yang secara langsung memperkenalkan produk, layanan, maupun promo tertentu.
5. Engagement Pillar
Konten interaktif seperti polling, kuis, atau sesi tanya jawab untuk mendorong partisipasi audiens.
Cara Membuat Content Pillar
- Kenali audiens dan tujuan bisnis. Pahami kebutuhan dan minat audiens sebelum menentukan tema utama konten.
- Lakukan riset topik populer. Cari tahu topik yang relevan dan banyak dicari audiens di niche Anda.
- Tentukan tiga hingga lima pillar utama. Pilih beberapa tema besar yang paling relevan dengan bisnis Anda.
- Turunkan menjadi subtopik. Kembangkan setiap pillar menjadi ide konten harian yang lebih spesifik.
- Sesuaikan dengan platform yang digunakan. Sesuaikan format dan gaya penyampaian setiap pillar dengan karakter masing-masing platform.
FAQ Seputar Content Pillar
Berapa jumlah content pillar yang ideal untuk sebuah brand?
Umumnya, 3 hingga 5 content pillar sudah cukup untuk mewakili berbagai sisi brand tanpa membuat strategi konten terlalu rumit.
Apakah content pillar bisa berubah seiring waktu?
Bisa. Content pillar perlu dievaluasi dan disesuaikan secara berkala sesuai dengan perkembangan tren maupun kebutuhan bisnis.
Optimalkan Strategi Content Pillar Lewat Jasa Profesional
Content pillar yang tepat dapat membantu bisnis Anda membangun strategi konten yang lebih terarah dan berkelanjutan. Agar strategi konten Anda lebih optimal, sebaiknya Anda menggunakan layanan Social Media Management dari agensi tepercaya seperti BigEvo.
Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan layanan digital lainnya untuk mengembangkan bisnis Anda. Segera hubungi tim profesional kami melalui email team@bigevo.com atau klik ikon WhatsApp di halaman ini. BigEvo, your trusted digital agency.